celekit

Ikon

Cekelit dambakan negara bersih dari korupsi

Sederek-sederek ketemu lagi nih sama Kang Mas Celekit, nih sekarang kita bahas masalah anti korupsi, seiring terpilihnya saudara kita Mas Abraham Samad. Bangsa kita sudah mengalami penyakit korupsi sejak lama, mulai jamannya VOC, bearti sebelum benar-benar Belanda menjajah Negeri ini, salah satu kehancuran VOC dikarenakan terjadinya korupsi di perusahaan perdagangan tersebut, tepatnya sih bukan korupsi kan bukan uang negara lebih mirip penggelapan, tapi VOC mendapatkan hak monopoli dari pemerintah Belanda serta menerapkan aturan-aturan negeri Belanda di Nusantara ini. Nah setelah VOC digantikan oleh pemerintahan Hidia Belanda barulah resmi Belanda menjajah Negeri ini.

VOC hancur karena korupsi, penggantinya pemerintah Hidia Belanda juga tidak bersih dari hal tersebut, apalagi mereka juga menularkan teknik-teknik tersebut kepada bangsa kita, nah oleh bangsa kita hal tersebut dimanfaatkan dengan dua cara ada yang menggunakan atau memanfaatkan untuk kepentingan bangsa, contoh buat sekolah sampai Negeri Belanda, nah ada juga yg memanfaatkan untuk menindas bangsa sendiri dengan menggelapkan pajak, dari rakyat mereka mengambil besar tapi diberikan ke Pemerintah Hindia Belanda hanya sedikit. Kita langsung aja deh ke jaman sekarang kl cerita dari jaman dulu gak bakalan selesai.

Di masa awal pemerintahan Suharto yang mengedepankan pembangunan ekonomi dan fisik, dengan cara meminjam dari lembaga donor dan negara kaya, membuat utang luar negeri kita menjadi bertumpuk, hal tersebut sangat berhasil di empat repelita kepemimpinan Suharto, akan tetapi proyek-proyek pemerintah dalam segala bidang hanya jatuh ke golongan tertentu saja, hal tersebut sangat rentan terjadi kebocoran, baik bocor alus atau bocor gede, hal tersebut dikemukakan ekonom Sumitro, apa daya sumitro sudah tua disaduk sekali saja lewat, terlebih lagi budaya ABS, apa ya itu “asal babe seneng” semua harus tampak bagus didepan kanjeng presiden Suharto, padahal dibelakangnya semua bobrok, blunder kepemimpinan mbah harto, kayak main bola ya ada blundernya, nah kita teruskan lagi, blunder anak-anak suharto terfasilitasi secara full tanpa harus ngesot-ngesot nepotisme terlalu kental, nah ini dia akhirnya ngetrend istilah KKN, eh itu bukan Kuliah Kerja Nyata di Mahasiswa ya, tapi itu Korupsi Kolusi Nepotisme, itu yang nyebabkan hacurnya perangkat hukum Negara ini.

Reformasi langsung isu pertama anti Korupsi tuh lihat Tap MPR pertama setelah Eyang Harto Lengser isinya tentang pemberantasan korupsi, dan tahun 1999 langsung terbit Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang memperbaharui undang-undang tahun 70an hukumannya langsung melonjak jauh, plus dibentuk KPK karena tidak percaya dengan lembaga lain, tuh kayak Kejaksaan Polisi dan Pengadilan, itu dulu akhirnya hanya pengadilan yang diambil tetap di bawah Mahkamah Agung, sejak pertama di bentuk KPK langsung menggebrak menangkap tersangka-tersangka Korupsi, terasa gegap gempita, kayak pembukaan dan penutupan seagames kemaren, eh tapi lama-lama kok melempem juga ya KPK, nah ini ada pimpinan baru.

Namanya Mas Abraham Samad masih muda, semangatnya tentunya juga muda, nih janjinya akan mundur sebagai pimpinan KPK jika tak mampu menangani kasus-kasus besar dalam satu tahun kepemimpinannya, wah janjinya berat juga ya, harus ditepati lho ya, ok nanti kita lanjutkan sederek-sederek.(*)

Iklan

Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: