celekit

Ikon

Celekit miris denger masih ada pembantaian

Sedereak-sederek, celekit kaget dan miris mendengar adanya pembantaian sistematis yang dilakukan sekelompok orang dengan mengatasnamakan perusahaan perkebunan. Celekit pikir itu hanya terjadi pas jaman orba atau setidaknya terakhir sebelum reformasi, lha kok ini terjadi lagi.

Kali ini terjadi di Mesuji salah satu kabupaten di Lampung, lagi-lagi korbannya rakyat yang mecoba mempertahankan haknya, ini mengingatkan kejadian beberapa puluh tahun lalu yang terjadi di Tanjung Priuk, waktu itu pun terjadi pembantaian yang sistematis juga, hal perkaranya pun sama rakyak yang ingin mempertahankan haknya.

Celekit merasa ironi setelah negara ini memiliki Undang-Undang mengenai Hak Asasi Manusia yang mengatur dengan detail dan tegas mengenai hak asasi manusia dan bagaimana menghukum pelaku yang melakukan pelanggaran undang-undang tersebut, sangat hebat lagi ketika Undang-Undang Dasar kita juga telah di amandemen dengan memasukkan berbagai hal yang mengatur Hak Asasi Manusia, plus ditambah kementerian yang nomenklaturnya Hak Asasi Manusi, tapi faktanya sederek-sederek tragedi mesuji terungkap, meremehkan UUD Negara ini sendiri.

Presiden hanya bertindak dengan membentuk Tim Pencari Fakta, yang kemungkinan hasilnya sudah kita ketahui. Ya sudahlah sederek-sederek kita doakan saja semoga mereka yang menjadi korban mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kemudahan serta rejeki yang melimpah.(*)

Iklan

Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: