celekit

Ikon

Celekit bingung mau di lengserin

Sederek-sederek gimana nih baru jadi ketua kok sudah arepe di lengserkan piye tho…..

Wong saya ini kan baru saja menjadi ketua yang waktu pemilihan juga underdog lho, dari dua calon ketua yang sangat hebat itu lho. Orang-orang itu lho kok ya percaya sama cocotnya orang yang kebakaran jenggot mau disel, lha wong namanya jadi tersangka yang sudah didakwa pengadilan lak punya hak buat membual tho, eee malah bualan itu dijadikan suatu kebenaran, edan-edan.

Jamane pancen wes edan wong seng sampun jadi terdakwa dijadikan dewa kebenaran, lha wong yang nyata-nyata masih belum jelas pertuduhannya sudah dijadikan biang kesalahan, nah iki namanya wolak-walike jaman, ya wes gak apa-apa dituduh jadi biang kerok, sengpenting hukum wajib ditegakkan.

Sederek-sederek kulo jadi inget lho sama lagu lawas jama kecilan saya dulu, lagune sederhana dan terkesan minim arti tapi sebenarnya lho sederek-sederek lagu itu filosofisnya duwur banget, iki lho lagu gundul-gundul pacul.

Sederek-sederek konon kabarnya tembang Jawa ini diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman²nya yang masih remaja, tembang ini mempunyai arti filosofis yang dalam dan mulia. Gundul adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala, nah sederek-sederek jadi GUNDUL adalah kehormatan tanpa mahkota. Lha Pacul iku ya sederek-sederek ya cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat, dadi PACUL iku lambang kawula rendah, kebanyakan petani. GUNDUL PACUL dadine wong seng diamanahi menjadi pemimpin sesungguhnya bukan uwong seng diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Orang Jawa mengatakan pacul adalah papat kang ucul (4 yang lepas). Kemuliaan seseorang tergantung dr 4 hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.

1. Mata kudu digawe untuk melihat kesulitan rakyat.

2. Telinga kudu digawe untuk mendengar nasehat.

3. Hidung kudu digawe untuk mencium wewangian kebaikan.

4. Mulut kudu digawe untuk berkata adil.

Lha jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.

GEMBELENGAN artine besar kepala, sombong lan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya. “GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL GEMBELENGAN, NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL GEMBELENGAN, WAKUL NGGLIMPANG SEGANE DADI SAK LATAR”‎​(*)

GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL artine jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu mengakibatkan GEMBELENGAN podo ae karo congkak utowo sombong.(*)

NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL artine menjunjung amanah rakyat/orang banyak dengan GEMBELENGAN artine sombong hati. Nah akhire ……………(*)

WAKUL NGGLIMPANG artine amanah jatuh ​​​tidak bisa dipertahankan.(*)

SEGANE DADI SAK LATAR artine berantakan sia-sia, ​​​tidak bermanfaat bagi kesejahteraan org bnyk.

Lha lagu iku kudune dadi pelajaran gawe awak e dewe, walau sampun jadi ketua umum, kudu saget menjaga amanah, supaya wakulnya gak ngglimpang.(*)

Iklan

Filed under: Uncategorized

2 Responses

  1. ya2kzzz berkata:

    baru sadar nih artinya gundul2 pacul kyk gt..dahsyat..!!! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: